Davysqrider Blog.Ok gan. Sambil nunggu aliran listrik menyala kembali tidak ada salahnya saya mencoba berbagi pengalaman pribadi yang menimpa motor saya. Waktu pertama mengetehui melelehnya reflektor lampu belakang terjadi ketika iseng iseng membersihkan dalaman lampu yang ada kotorannya. Eh ternyata reflektor lampunya sudah meleleh dan retak, untungnya belum sampai merusak dudukan lampu. Jadi masih aman.
Padahal seharusnya reflektor lampu tidak akan meleleh jika bohlam lampu masih standar. Setelah berfikir sejenak ternyata lampu rem menyala terang walaupun tidak dalam posisi di rem. Wah ini ni masalahnya. Lampu yang 18 Watt menyala terus, pantas saja reflektor meleleh, ini juga yang mengakibatkan aki cepat habis. Spech lampu biasanya tertulis 18/5 watt atau penjelasannya lampu menyala saat direm berdaya 18 watt dan berdaya 5 watt saat tidak di rem. Jadi jika dibiarkan terus menerus dalam daya 18 watt atau lampu seperti di rem maka panasnya akan over dan bisa melumerkan reflektor.
Jika agan mengalami hal yamg sama pertama agan coba cek rem tangan. Cek bagian ini. Klik untuk lihat gambar agar lebih jelas. Hal ini bisa terjadi karena saya menggunakan handle rem variasi yang kualitasnya abal abal. Jadi posisi saklar tidak tertekan sempurna oleh handle yang mengakibatkan lampu belakang tetap menyala terang seperti ter rem.
Untuk penanggulangannya saya sudah mendokumentasikannya di post berikut.
Post berisi gambar yang cukup mudah dipahami dan semoga bisa membantu agan3 yang sedang mengalami hal yang sama.
>>penjelasan dengan gambar cara memperbaiki saklar rem belakang yang di handle tangan<<
Salam davysqrider.
*Refleksi: Menuju Sepuluh Malam Terakhir Ramadan*
*Refleksi: Menuju Sepuluh Malam Terakhir Ramadan* Ketika Waktu Mulai Menghitung Mundur Tanpa terasa, Ramadan telah sampai pada penghujungnya. Hari-hari yang kita tunggu setahun penuh kini satu per satu pamit pergi. Ada rasa haru yang sulit diungkap. Apakah kita sudah cukup mengisinya? Apakah amal kita sudah layak dipersembahkan kepada-Nya? Namun di sinilah, justru di penghujung inilah, Allah membuka satu lagi pintu kemuliaan yang luar biasa bagi kita. "Lebih Baik dari Seribu Bulan" إِنَّا أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ... لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ > "Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur'an pada malam Qadar... Malam Qadar itu lebih baik dari seribu bulan." — QS. Al-Qadr: 1 & 3 Seribu bulan. Hitunglah! itu adalah 83 tahun lebih. Lebih dari rata-rata usia manusia yang hidup di dunia ini. Allah Yang Maha Pengasih memberikan kepada kita hamba yang lemah, hamba yang penuh dosa, hamba yang sering lalai sebuah malam yang...
0 Komentar
Terimakasih sudah mampir dan meninggalkan jejak.